Keindahan, ragam bahasa dan budaya memang menjadi icon terbaik Indonesia. Tempat-tempat menarik khususnya yang menyuguhkan keindahan alam terbentang luas disetiap daerah.
Selain keindahan pulau dewata Bali yang cukup dikenal seluruh dunia, masih banyak lagi tempat-tempat menawan lainnya.
Salah satunya objek wisata di provinsi Sumatera Utara (Sumut) yaitu Danau Toba (Lake Toba) juga tidak kalah menarik dan dikenal banyak kalangan lokal maupun internasional. Beberapa objek wisata lainnya yang berada di Sumatera Utara dan akan menjadi tempat liburan saya kali ini :)
1. Danau Toba
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.
Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
2. Bukit Lawang
Bukit Lawang adalah nama tempat wisata di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara yang terletak 68 km sebelah barat laut Kota Binjai dan sekitar 80 km di sebelah barat laut kota Medan. Bukit Lawang termasuk dalam lingkup Taman Nasional Gunung Leuser yang merupakan daerah konservasi terhadap mawas orang utan.
Beberapa tahun lalu tepatnya pada tanggal 2 November 2003, Bukit Lawang dilanda tragedi banjir bandang yang menyebabkan ratusan rumah penduduk serta wisma-wisma penginapan di tepian Sungai Bahorok hancur lebur.
3. Brastagi
Berastagi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Berastagi merupakan objek wisata di dataran tinggi Karo. Berastagi berjarak sekitar 50-60 kilometer dari Kota Medan. Berastagi diapit oleh 2 gunung berapi aktif yaitu Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung. Di dekat Gunung Sibayak, terdapat pemandian mata air panas.
Aktivitas ekonomi di Berastagi terpusat pada pasar sayur dan buah-buahan, dan pada pariwisata. Etnis yang dominan di daerah ini adalah Batak Karo.
Objek-objek wisata di Berastagi:
Gundaling
Pasar Buah Berastagi
Danau Lau Kawar, terletak di kaki gunung Sinabung
4. Gunung Sibayak
Gunung Sibayak adalah sebuah gunung yang menghadap ke kota Brastagi di Sumatra Utara. Orang Batak Karo menyebut gunung Sibayak dengan sebutuan "gunung Raja". Gunung Sibayak merupakan gunung berapi dan meletus terakhir tahun 1881. Gunung ini berada di sekitar 50 kilometer barat daya Kota Medan.
5. Taman Wisata Iman
TWI merupakan tempat wisata religius. TWI bukan hanya mewakili salah satu agama saja yang diakui di Indonesia melainkan semua agama. Mewakili yang dimaksud adalah bahwa dalam TWI terdapat berbagai bangunan-bangunan yang duanggap bersejarah bagi pemeluk agama masing-masing. Mulai dari tempat peribadatan hingga miniatur bangunan yang dianggap bersejarah dan mengenangkan peristiwa-peristiwa penting bagi pemeluknya.
6. Salib Kasih
Monumen cukup mencolok tingginya yakni sekitar 31 meter. Di bawahnya disediakan tempat duduk terbuka untuk acara kebaktian. Tempat duduk mampu menampung lebih 600 jemaat. Biasanya banyak umat yang datang pada Kebaktian Minggu atau perayaan Natal. Bahkan buat jemaat yang ingin berdoa lebih khusyuk, pengelola setempat juga menyediakan 13 kamar doa. Ruang 2 x 2 meter ini dapat digunakan siapa pun tanpa adanya pembatasan waktu.
7. Sorake Beach - Nias Selatan
Pantai Sorake disebut-sebut sebagai tempat selancar terbaik kedua setelah pantai Hawaii, Amerika. Pantai Sorake terletak di Pulau Nias, tepatnya di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan dan posisi Pulau Nias berada disebelah barat Pulau Sumatera. Kabupaten Nias Selatan adalah merupakan salah-satu kabupaten di Sumatera Utara yang terletak di Pulau Nias. Pesona pantai dan ombaknya dikenal di mata dunia, terbukti beberapa kali telah diadakan lomba berselancar tingkat internasional di Pantai Sorake, tetapi lokasi ini belum tertata dengan rapi.
8. Hombo Batu - Nias Selatan
Hombo (lompat) batu merupakan tradisi yang sangat populer pada masyarakat Nias di Kabupaten Nias Selatan. Tradisi melompati tumpukan batu yang tingginya lebih dari 2m (dua meter) lebih ini dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Bawo Mataluo (Bukit Matahari). Desa Bawo Mataluo adalah desa yang kaya dengan situs megalitik (batu besar) berukir dan di dalamnya terdapat perumahan tradisional khas Nias (omo hada).
Pantai Sorake dan Hombo Batu di Nias Selatan akan menemani liburan saya kali ini, so wait a new pic from me ^^
see yaaa ....
Baca selengkapnya......







